A.
Pengertian
Hadits
Hadits berasal dari bahasa Arab: الحديث adalah
perkataan (sabda), perbuatan, ketetapan dan persetujuan dari Nabi Muhammad yang
dijadikan landasan syariat Islam. Hadits dijadikan sumber hukum Islam selain
al-Qur'an, dalam hal ini kedudukan hadits merupakan sumber hukum kedua setelah
al-Qur'an.
Hadits secara harfiah berarti "berbicara",
"perkataan" atau "percakapan". Dalam terminologi Islam
istilah hadits berarti melaporkan, mencatat sebuah pernyataan dan tingkah laku
dari Nabi Muhammad .
Menurut istilah ulama ahli hadits, hadits yaitu apa yang diriwayatkan
dari Nabi Muhammad , baik berupa perkataan, perbuatan, ketetapannya (Arab:
taqrîr), sifat jasmani atau sifat akhlak, perjalanan setelah diangkat sebagai
Nabi (Arab: bi'tsah) dan terkadang juga sebelumnya, sehingga arti hadits di
sini semakna dengan sunnah.
B.
Fungsi
Hadits
Fungsi Hadits terhadap Al-Qur’an meliputi tiga fungsi pokok, yaitu
:
1.
Menguatkan
dan menegaskan hukum yang terdapat dalam Al-Qur’an.
2.
Menguraikan
dan merincikan yang global (mujmal), mengkaitkan yang mutlak dan mentakhsiskan
yang umum(‘am), Tafsil, Takyid, dan Takhsis berfungsi menjelaskan apa yang
dikehendaki Al-Qur’an. Rasululloh mempunyai tugas menjelaskan Al-Qur’an
sebagaimana firman Alloh SWT dalam QS. An-Nahl ayat 44:
“Dan
Kami turunkan kepadamu Al-Qur’an, agar kamu menerangkan kepada umat manusia apa
yang telah diturunkan kepada mereka dan supaya mereka memikirkan”(QS. An-Nahl :
44
3.
Menetapkan
dan mengadakan hukum yang tidak disebutkan dalam Al-Qur’an. Hukum yang terjadi
adalah merupakan produk Hadits/Sunnah yang tidak ditunjukan oleh Al-Qur’an.
Contohnya seperti larangan memadu perempuan dengan bibinya dari pihak ibu,
haram memakan burung yang berkuku tajam, haram memakai cincin emas dan kain
sutra bagi laki-laki.
C.
Unsur-Unsur
Hadits
1.
Sanad
Secara bahasa, sanad berasal dari kata سند yang berarti انضمام
الشيئ الى الشيئ (penggabungan
sesuatu ke sesuatu yang lain), karena di dalamnya tersusun banyak nama yang
tergabung dalam satu rentetan jalan. Bisa juga berarti المعتمد (pegangan).
Dinamakan demikian karena hadis merupakan sesuatu yang menjadi sandaran dan
pegangan.
Sementara secara terminologi, sanad adalah jalan yang dapat
menghubungkan matan hadis sampai kepada Nabi Muhammad saw. Dengan kata lain,
sanad adalah rentetan perawi-perawi (beberapa orang) yang sampai kepada matan
hadis.
Berikut adalah contoh sanad:
حدثنا الحميدي عبد الله بن الزبير قال حدثنا سفيان قال حدثنا يحيى بن
سعيد الأنصاري قال أخبرني محمد بن إبراهيم التيمي أنه سمع علقمة بن وقاص الليثي
يقول سمعت عمر بن الخطاب رضي الله عنه على المنبر قال سمعت رسول الله صلى الله
عليه و سلم يقول
“Al-Humaidi ibn al-Zubair telah menceritakan kepada kami seraya
berkata Sufyan telah menceritakan kepada kami seraya berkata Yahya ibn Sa’id
al-Ansari telah menceritakan kepada kami seraya berkata Muhammad ibn Ibrahim
al-Taimi telah memberitakan kepada saya bahwa dia mendengar ‘Alqamah ibn Waqqas
al-Laisi berkata “saya mendengar Umar ibn al-Khattab ra berkata di atas mimbar
“Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda…
2.
Matan
Matan, berasal
dari bahasa Arab yang terdiri dari huruf م- ت- نMatan
memiliki makna “punggung jalan” atau bagian tanah yang keras dan menonjol ke
atas. Sedangkan menurut istilah singkatnya matan merupakan isi atau pokok
materi dalam sebuah hadits. Contoh :
إنما الأعمال
بالنيات وإنما لكل امرىء ما نوى فمن كانت هجرته إلى دنيا يصيبها أو إلى امرأة
ينكحها فهجرته إلى ما هاجر…
“Amal-amal
perbuatan itu hanya tergantung niatnya dan setipa orang akan mendapatkan apa
yang dia niatkan. Barangsiapa yang hijrah karena untuk mendapatkan dunia atau
karena perempuan yang akan dinikahinya maka hijrahnya (akan mendapatkan) sesuai
dengan tujuan hijrahnya…
3.
Rawi
Kata perawi
atau al-rawi dalam bahasa Arab dari kata riwayat yang berarti memindahkan atau
menukilkan, yakni memindahkan suatu berita dari seseoarang kepada orang lain.
Sebenarnya antara rawi dan sanad merupakan dua istilah yang tidak dapat
dipisahkan karena sanad hadis pada setiap generasi terdiri dari beberapa
perawi. Singkatnya sanad itu lebih menekankan pada mata rantai/silsilah
sedangkan rawi adalah orang yang terdapat dalam silsilah tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar