Translate

Rabu, 11 Maret 2015

Etika Berbeda Pendapat

Etika Berbeda Pendapat

بِسْــــــــــــــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

1. Ikhlas dan mencari yang haq serta melepaskan diri dari nafsu di saat berbeda pendapat. Juga menghindari sikap ingin tampil dan membela diri dan nafsu.

2. Mengembalikan perkara yang diperselisihkan kepada Al Qur'an dan As-Sunnah. Sesuai dengan firman Allah ta'ala yang artinya, "Dan jika kamu berselisih pendapat tentang sesuatu maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Qur'an) dan Rasul (As-Sunnah)." ( QS. An-Nisa':59 )

3. Berbaik sangka kepada orang yg berbeda pendapat denganmu, dan tidak menuduh buruk niatnya, mencela dan menganggapnya memiliki aib.

4. Sebisa mungkin berusaha untuk tidak memperuncing perselisihan, yaitu dengan cara menafsirkan pendapat yg keluar dari lawan atau yg dinisbatkan kepadanya dengan tafsir yg baik.

5. Berusaha sebisa mungkin untuk tidak mudah menyalahkan orang lain, kecuali setelah penelitian yg dalam dan dipikirkan secara matang.

6. Berlapang dada di dalam menerima kritikan yg ditujukan kepada anda.

7. Sedapat mungkin menghindari permasalahan khilafiyah(yg diperselisihkan) dan fitnah.

8. Berpegang teguh dengan etika dialog dan menghindari perdebatan. Sebab Allah menjaminkan rumah di surga bagi hamba yg meninggalkan jidal(debat) walaupun ia berada dipihak yang benar. 

Semoga bermanfaat dan menjadi nasehat kita semua. Aamiin

Sumber : Buku Etika Seorang Muslim ( Lajnah Ilmiah Darul Wathan )
بارك الله فيكم

Tidak ada komentar:

Posting Komentar