A. Sejarah
Nama Indonesia
Kata
indonedia berasal dari bahasa latin yaitu “indus” yang berarti “Hindia” dan
bahasa “nesos” yang berarti Pulau. Jadi,
kata indonesia berarti wilayah hindia kepulauan atau kepulauan yang berada di
hindia. Nama ini telah terbentuk sebelum indonesia berdaulat. Tahun 1850,
George Earl, seorang etnolog berkebangsaan inggrism mengusulkan istilah
indunesia dan malayunesia untuk penduduk “kepulauan hindia atau kepulauan
melayu”.
Tahun
1900, nama indonesia menjadi lebih umum pada lingkungan akademik di luar
belanda, dan golongan nasionalis Indonesia menggunakannya untuk ekspresi
politik. Adolf bastian memasyarakatkan nama ini melalui buku Indonesien oder
die inseln des Malayischen Archipels, 1884-1894. Pelajar pertama indonesia yang
pertama menggunakannya adalah Suwardi
Suryaningrat (Ki Hajar Dewantara), yaitu ketika ia mendirikan kantor berita di belanda yang bernama Indonesisch
Pers Bureau Tahun1913.
Peninggalan
fosil hoomo erectus dijuluki oleh antropolog “Manusia Jaawa”, menimbulkan
dugaan bahwa kepulauan indonesia telah berpenghuni di antara 2 juta sampai
500.000 tahun yang lalu. Bangsa
Austronesia bermigrasi ke Asia tenggara sekitar 2000 SM, dan menyebabkan bangsa
Melanesia yang lebih dulu di sana terdesak ke wilayah jauh di Timur kepulauan.
Indonesia merupakan jalur perdagangan laut internasional dan antarpulau telah
menjadi jalur perdagangan laut antara India dan Cina selama beberapa abad.
Di
bawah pengaruh Agama hindu budha beberapa kerajaan terbentuk di pulau
kalimatan, sumatera, dan jawa sejak abad ke-4 hngga abad ke-14. Kutai adalah
kerajaan tertua di Nusantara yang berdiri pada abad ke-4. Pada akhir abad ke-13
majapahit berdiri di timur pulau jawa, dibawah pimpinan gajah mada.
Kekuasaaannya yang luas sampai meliputi wilayah indonesia kini sering di sebut
“zaman keemasan”.
Eropa
datang pada awal abad ke-16, mereka mengusai beberapa kerajaan yang mudah di
kuasai demi mendominasi perdagangan rempah-rempah. Portugis pertama kali
mendarat di dua pelabuhan kerajaan sunda (banten), dan sunda kelapa. Tetapi
dapat di usir dan bergerak ke arah timur menguasai Maluku. Pada abad ke-17 Belanda
muncul sebagai yang terkuat di antara negara-negara lainnya mengalahkan
britania raya dan portugal (kecuali koloni mereka, timor portugis). Pada saat
itulah agama kristen masuk ke Indonesia sebagai salah satu misi imperialisme lama
yang di kenal sebagai 3G (Gold, Glory, Gospel)belanda menguasai indonesia
hingga perang Dunia II, di awali melalui adanya
VOC.
Pada
masa perang Dunia II Belanda di jajah oleh Jerman, menguasai Indonesia.
Soekarno, Mohammad Hatta, K.H. Mas Mansur,dan Ki Hajar Dewantara di beri
penghargaan oleh Kaisar Jepang tahun 1943.
Maret
1945, jepang membentuk komite untuk kemerdekaan Indonesia. Perang Pasifik
berakhir pada tahun 1945, soekarno-hatta memproklamasikan kemerdekaan indonesia
pada tanggal 17 Agustus 1945.
Usaha
berdarah untuk meredam pergerakan kemerdekaan ini kemudian di kenal oleh orang
belanda sebagai “aksi kepolisisan” (politionele actie), atau di kenal oleh
orang indonesia sebagai agresi Militer. Belanda menerima hak indonesia Merdeka
padda 27 Desember 1949 sebagai negara federal yang disebut Repulik Indonesia
Serikat.
Mosi
Integral Natsir pada tanggal 17 Agustus 1950, menyerukan kembali Negara Kesatua
Republik Indonesia dan membubarkan Republik Indonesia Serikat.
Tahun
1950-1960 Soekarno mulai merintis gerakan non-blok, kemudian menjadi lebih
dekat dengan blok sosialis, misalnya Republik Rakyat Cina dan Yugoslavia. Tahun
1960-an menjadi saksi terjadinya konfronsi militer terhadap negara tetangga
malaysia, dan ketidakpuasan terhadap kesulitan ekonomi yang semakin besar.
Tahun
1965 meletus kejadia G30S yang menyebebkan gugurnya 6 jenderal dan sejumlah
perwira menengah lainnya.
Jenderal
Soeharto menjadi presiden pada tahun 1967 dengan alasan mengamankan negara dari
Komunisme. Setelah soeharto berkuasa ratusan warga yanga di curigai terlibat
komunisme dibunuh. 32 tahun masa
kekuasaan soeharto dinamakan Orde Baru dan masa pemeintahan Soekarno Orde Lama.
Soeharto
menerapkan ekonomi neoliberal dan berhasil mendatangkan investasi luar negeri
yang besar dan pertumbuhan ekonomi yang besar.
Sejarah
indonesia selama 1945-1949 diawali masuknya sekutu diboncengi oleh Belanda
(NICA) ke berbagai wilayah Indonesia setelah kekalah Jepang, dan di akhiri
dengan penyerahan kedaulatan kapada indonesia pada tanggal 27 Desember 1949.
B.
Latar
Belakang Terjadinya Kemerdekaan dan Perubahan Pemerintahan
Perjanjian
Wina tahun 1942, sekutu bersepakat mengembalikan wilayah-wilayah yang di duduki
jepang apabila jepang berhasil di usir. Akhir perang pada tahun 1945, austri
mendaratkan pasukannya di Makassar dan Banjarmasin, balikpapan di duduki oleh
Australia sebelm jepang menyatakan menyerah. Amerika serikat menguasai
Filipina, tentara Inggris dalam bentuk komando SEAC (South East Asia Command)
bertanggung jawab atas India, Burma, Srilanka, Malaya, Sumatera, Jawa, dan
Indocina.
Pernyataan
van mook untuk tidak berunding sengan soekarno adalah salah satu faktor yang
memicu perubahan sistem pemerintahan dari presidensial menjadi parlementer.
Sehari sebelulm kedatangan sekutu, 14 November 1945 soekarno sebagai kepala
pmerintahan republik di ganti oleh Sutan Sjahrir seorang spsialis di anggap
sebagai figur yang tepat untuk dijaddikan ujung tombak diplomatik, bertepatan
dengan naik daunnya partai sosialis di Belanda.
Masuknya
sekutu dan NICA (Netherland Indies Civil Administration), terjadi berbagai
pertempuran diantaranya:
·
Peristiwa 10
November (surabaya)
·
Palagan Ambarawa
(Semarang)
·
Perjuangan
Gerilya Jenderal Sudirman (Jawa Tengah dan Jawa Timur)
·
Bandung Lautan
Api (Bandung)
Jakarta,
Batavia saat itu semakin memburuk pada tanggal 4 Januari 1946, Soekarno dan
Hatta denngan menggunakan kereta api pindah ke Yogyakarta sekaligus memindahkan
ibu kota. Meninggalkan sutan Syahrir dan kelompok pro-Negosiasi di Jakarta.
10
Feburuari 1946 pemerintah Belanda membuat pernyataan yang memerinci politikya
dan mendiskusikannya dengan wakil-wakil Republik yang di beri kuasa.
Kementerian di sesuaikan dengan parlemen, tetapi dikepalai oleh wakil kerajaan.
Susunan federasi dan persemakmuran menjadi rekan (partner) kerajaan belanda,
serta mendukung permohonan keanggotaan Indonesia dalam Organisasi PBB.
C.
Sejarah
Indonesia Tahun 1959-1998
Sejarah
Indonesia 1959-1998 Adalah masa sistem “Demokrasi Terpimpin”. Dalam demokrasi
terpimpin, seluruh keputusan serta pemikiran terpusat pada pemimpin Negara
(Soekarno). Konsep demokrasi terpimpin pertama kali di umumkan oleh presiden
Soekarno dalam pembukaan Sidang Konstituante pada tanggal 10 November 1956.
Latar
Belakang di cetuskannya demokrasi terpimpin oleh Soekarno:
·
Dari segi
Keamanan nasional (banyak gerakan separatis pada masa demokrasi liberal,
mennyebabkan ketidakstabilan negara).
·
Segi
Perekonomian (sering terjadi pergantian kabinet pada masa demokrasi liberal,
pembangunan ekonomi tersendat).
·
Segi Politik
(Konstituante gagal dalam menyusun UUD baru untuk menggantika UUDS 1950).
Sebagai
tindak lanjut usulannya, di adakan pemungutan suara yang di ikuti oleh seluruh
anggota konstitaune untuk mengatasi konflik yang timbul dari pro-kontra akan usulan
soekarno tersebut.
Hasil
pemungutan suara:
·
269 orang setuju
untuk kembali ke UUD 1945
·
119 orang tidak
setuju untuk kemballi ke UUD 1945
Melihat
hasil voting, usulan untuk kembali ke UUD’45 tidakk dapat di realisasikan.
Karena, jumlah anggota konstituante yang menyetujui usulan tersebut tidak
mencapai 2/3 bagian, seperti di tetapkan pada pasal 23 UUDS 1950.
Presiden
Soekarno mengeluarkan Dektrit yang disebut Dektrit Presiden 5 Juli 1959:
·
Tidak Berlaku
kembali UUDS 1950
·
Berlakunya
kembali UUD 1945
·
Dibubarkannya
Konstituante
·
Pembentukan MPRS
dan DPAS
PKI
Menyambut “Demokrasi Terppimpinn” Soekarno dengan hangat dan beranggapan bahwa
PKI mempunyai mandat untuk mengakomodasi persekutuan konsepsi yang sedang marak
di Indonesia kala itu, yaitu antara ideologi nasionalisme, agama (islam), dan
komunisme yang dinamakan NASAKOM.
Tahun
1962, perebutan irian barat oleh Indonesia yang di langsungkan dalam Operasi
Trikora mendapat dukungan penuh dari kepemimpinan PKI. Pada Era Demokrasi
Terpimpin, 1959-1965 Amerika Serikat memberikan 64 juta dollar dalam bentuk
bantuan militer untuk jenderel-jenderal militer Indonesia.
Orde
Baru adalah sebutan bagi masa Pemerintahan Presiden Soeharto di Indonesia. Orde
Baru berlangsung dari tahun 1966 hinggga 1998.
Masa
Jabatan Presiden Soeharto
Pada
tahun 1968, MPR secara resmi melantik Soeharto untuk masa jabatan 5 tahun
sebagai presiden, dilantik kembali berturut-turut pada tahun 1973, 1978, 1983,
dan 1988.pada tanggal 19 September 1966 Soeharto mengumumkan Indonesia
“bermaksud untuk melanjutkan kerjasama dengan PBB dan melanjutkan partisipasi
dalam kegiatan-kegiatan PBB”, dan menjadi anggota PBB kembali pada tanggal 28
September 1966, tepat 16 tahun setelah indonesia diterima pertama kalinya.
Orde
Baru memilih perbaikan dan perkembangan ekonomi sebagai tujuan utamanya dan
menempuh kebijakannya melalui struktur administratif yang didominasi militer.
DPR dan MPR tidak berfungsi secara efektif. Pembagian PAD juga kurang adil
karena 70% dari PAD tiap provinsi tiap tahunnya harus di setor ke jakarta,
sehingga melebarkan jurang pembangunan antara pusat dan daerah.
Soeharto
siap dengan konsep pembangunan yang di adopsi dari seminar Seskoad II 1966 dan
konsep akselarasi pembangunan II yang di usung Ali Moertopo. Soeharto
merestrukturisasi politik dan ekonomi dengan dwitujuan, yaitu tercapainya
stabilitas politik pada satu sisi dan pertumbuhan ekonomi pada pihak lain.
Dengan di topang kekuatan Golkar, TNI, dan lembaga pemikir serta dukungan
kapital internasional, soeharto mampu menciptakan sistem politik dengan tingkat
kestabilan yang tinggi
D.
Zaman
Penjajahan Jepang
Jepang
menduduki Indonesia dari tahun 1942 dan berakhir pada tanggal 17 Agustus 1945
seiring dengan proklamasi Kemeerdekaan Indonesia oleh Soekarno dan Moch.Hatta
atas nama bangsa Indonesia.
Mei
1940, awal perang Dunia II, Belanda diduduki oleh Nazi Jerman. Pada bulan Juli
1942 Soekarno menerima tawaran Jepang untuk mengadakan kampanye publik dan
membentuk pemerintahan yang juga dapat memberikan jawaban terhadap kebutuhan
militer jepang. Orang belanda dan orang campuran Indonesia-Belanda merupakan
target sasaran dalam penguasaan Jepang. Jepang membentuk persiapan kemerdekaan,
yaitu Badan Penyellidik Usaha-usaha Persiapan Kemmerdekaan Indonesia (BPUPKI)
atau Dokuritsu Junbi Cosakai bertugas untuk membentuk persiapan pra-kemerdekaan
dan membuat dasar negara dan digantikan oleh PPKI yang tugasnya menyiapkam
kemerdekaan.
Oktober
1941, jenderal Hideki Tojo menggantikan konoe sebagai perdana menteri jepang.
Admiral Isoroku Yamamoto, panglima Angkatan laut Jepang, mengembangkan strategi
perang yang sangat berani, yaitu mengerahkan seluruh kekuatan armadanya untuk
dua operasi besar.seluruh operasi direncanakan selesai dalam 150 hari. Admiral
Chuichi Nagumo memimpin armada yang ditugaskan menyerang Pearl Harbor.
Minggu
pagi tanggal 7 Desember 1941, 360 pesawat terbang yng terdiri atas torpedo
serta sejumlah pesawat tempur diberangkatkan dalam dua gelombang. Pengeboman
Pearl Harbor berhasil menenggelamkan dua kapal perang besar serta merusak enam
kapal perang lain dan menghancurkan 180 pesawat tempur Amerika. Lebih dari
2.330 serdadu Amerika Tewas dan lebih dari 1.140 lainnya luka-luka. Tetapi tiga
kapal induk amerika selamat karena saat itu tidak ada pearl harbor. 8 Desember
1941, Kongres Amerika Serikat menyatakan perang terhadap Jepang.
Perang
pasifik ini berpengaruh besar terhadap gerakan kemerdekaan negara-negara di
asia timur, termasik Indonesia. Tujuan jepang menyerang dan menduduki
Hindia-Belanda adalah menguasai sumber-sumber alam, terutama minyak bumi, guna
mendukung potensi jepang serta mendukung industrinya.
Organisasi
yang diprakarsai Jepang:
·
Pembela Tanah
Air (PETA).
·
Gakukotai
(Laskar Pelajar).
·
Heiho (barisan
cadangan prajurit).
·
Seinendan
(Barisan Pemuda).
·
Fujinkai
(Barisan Wanita).
·
Putera (Pusat
Tenaga Rakyat).
·
Jawa Hokokai.
·
Keibodan
(Barisan Pembantu Polisi).
·
Jibakutai
(Pasukan Berani Mati).
·
Kempetai
(Barisan Pollisi Rahasia).
Beberapa perlawanan
rakyat indonesia terhadap jepang:
·
Peristiwa cot
Pileng, Aceh 10 November 1942.
·
Peristiwa
singaparna.
·
Peristiwa
Indramayu April 1944.
·
Pemberontakan
Teuku Hamid.
·
Pemberontakan
PETA.
·
Perlawanan Pang
Suma.
·
Perlawanan
Koreri di Biak.
·
Perlawanan di
Pulau Yapen Selatan.
·
Perlawanan di
Tanah Besar Papua.
·
Gerakan Bawah
Tanah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar